TESTIMONIAL FORM

NamaAlamatEmailNo TelpTestimonial
Kami cukup gembira atas pendidikan yang dijalani Davis di Masterpiece. Namun kami berharap soal disiplin dalam berseragam, datang tepat waktu dapat lebih ditingkatkan. Kami gembira Davis bisa mengakses buku-buku yang bagus yang tersedia di perpustakaan Masterpiece. Bahkan karena buku-bukunya bisa dipinjam, kakaknya jadi bisa ikut mempelajari buku-buku itu. Selamat dan semoga terus berkembang.
Orangtua Davis Abraham
Orangtua Isfaq FirmandaniKami sebagai Orangtua dari Isfaq sangat senang sekali karena selama anak kami sekolah di Masterpiece dia merasa senang dan nyaman bila berada di sekolah dan itu membuat kami merasa tambah yakin dan percaya kalau Masterpiece adalah sekolah pencetak akal generasi yang bagus sejak dini.Isfaq selama di Masterpiece perubahannya banyak sekali, dari dia yang bila dia salah dia bisa meminta maaf kepada siapapun, habis mengerjakan apapun yang membuat kotor dia langsung cuci tangan, dan dia tahu apa yang harus ia lakukan meskipun harus sering di motivasi.
Orangtua Sydney Alexandria MedinaGuru-guru "care", ramah. Crew sekolah juga care dan ramah. Fasilitas sekolah lebih dari sekedar KBM, tapi ada "parenting" untuk Orangtua/Pengasuh.Perubahan anak saya selalu semangat ke sekolah, padahal schedul untuk Playgroup seminggu 3x, tapi anak saya mau sekolah setiap hari. Anak saya lebih mandiri, mau ditinggal/tanpa ditemani Orangtua.
Orangtua Nadiyyah ZahraAnak saya Nadiyyah Zahra, dia masuk Masterpiece umur 2tahun, bicaranya tidak lancar lebih banyak diamnya. Alhamdullilah sekarang tepatnya 5 bulan yang lalu saya terkaget-kaget bicaranya tiba-tiba lancar dan sekarang apapun yang dia alami setiap harinya langsung dia cerita ke gurunya.
Orangtua Yovella PatriciaPerubahan yang paling menonjol ada pada Yovella. Dulu dia suka memaksakan apapun yang dia inginkan, jika melakukan kesalahan tidak mau meminta maaf,tidak suka dipeluk & memeluk/mencium & dicium. Suka meledak-ledak & tidak mau mendengarkan orang lain yang sedang bicara.Sekarang dia sudah mau mengerti jika dijelaskan bahwa tidak semua hal yang diinginkan dapat dipenuh, sekarang langsung meminta maaf jika melakukan kesalahn, sudah mau memeluk & bilang "Yove sayang Mami Papi". Kesimpulannya dalam menghadapi Yovella, saya lebih banyak bernegosiasi.